Teori taruhan bola yang mudah dimengerti

7-teori-taruhan-bola

Ketika sepak bola dihadapkan dengan olah raga lain, pertandingan sepak bola memberikan lebih banyak kesempatan bagi tim kuat yang bisa kalah dengan tim lemah. Teori ini sangat benar, khususnya di Liga Primer Inggris. Contohnya, dalam final Liga Champions 1999, Bayern Munich kalah dari Manchester United dengan dua gol meski United perlu menunggu hingga pertambahan waktu. Hasil yang mengecewakan bagi mereka yang bertaruh pada Bayern, yang amat yakin setelah tim ini unggul di menit awal. Singkatnya, tidak ada yang bisa diprediksi dari pertandingan bola.

Penjelasan teori

Pasar saham dan cara harga saham akan naik dan turun muncul dalam gelombang; hal yang sama berlaku di segala jenis taruhan olah raga. Kebanyakan petaruh biasanya akan menikmati rangkaian kemenangan sebelum mereka mendapatkan periode menurun yang tidak bisa diatasi oleh konsultasi atau pun analisa. Jadi untuk bisa menang, ikuti tren naiknya saja.

Terkait tren taruhan bola

Gagasan utamanya adalah ingat untuk tidak pernah terlalu yakin ketika memasangkan taruhan pada sebuah tim yang telah mengalami kekalahan berlanjut dengan mempercayai bahwa tim tersebut akan membuat sebuah kebangkitan yang ajaib. Meski beberapa orang beruntung dan bisa menang dengan menggunakan strategi taruhan yang sangat berisiko ini, para petaruh masih perlu mempertimbangkan jumlah profit yang saat ini sudah mereka punya dan berapa jumlah uang yang bisa mereka hilangkan sebelum akhirnya menang.

Konsep dasar tren taruhan

Konsep tren taruhan menyebutkan bahwa tim sepak bola yang sering kalah tidak boleh dipasangkan taruhan hingga rentetan kekalahannya itu mencapai titik henti. Sebaliknya, tim yang baru saja mendapatkan kemenangan setelah banyak kekalahan seharusnya dipasangkan taruhan hingga sekali lagi, rentetan kemenangan itu mencapai titik henti.

Bertaruh pada tim yang lebih kuat

Dengan pertimbangan tren taruhan bola, seorang petaruh seharusnya memfokuskan taruhan mereka pada tim yang lebih kuat ketika tim-tim ini akan melewati fase kemenangan. Ini karena kebutuhan tim yang lebih kuat untuk bisa mencapai peringkat lebih tinggi di liga. Selain itu, tim kuat yang memerlukan kemenangan juga bisa menang dengan lebih mudah dibanding musuh yang lebih lemah.